Joos NewsJoos News
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Army
  • Kodim
  • Sport
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
Font ResizerAa
Joos NewsJoos News
Font ResizerAa
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Army
  • Kodim
  • Sport
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
Cari
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Kontak
  • Privacy Policy
Follow US
Joos News > Budaya > Banyuwangi Festival Kembali Hadirkan Banyuwangi Ethno Carnival Tahun Ini
Budaya

Banyuwangi Festival Kembali Hadirkan Banyuwangi Ethno Carnival Tahun Ini

Redaksi 12 Mei 2025
Share
2 Min Read
SHARE

Joosnews.com – Banyuwangi, Agenda wisata Banyuwangi Festival terus digeber Pemkab Banyuwangi. Tahun ini puluhan atraksi menarik terus dihadirkan, salah satunya adalah Banyuwangi Ethno Carnival (BEC).

“BEC dijadwalkan pada 12 Juli dengan mengangkat salah satu tradisi masyarakat Osing dengan judul ngelukat,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (8/5/2025).

Menurut Ipuk, Banyuwangi Festival (B-Fest) kali ini tetap diselenggarakan di tengah pengetatan anggaran, guna menjaga kunjungan wisata ke Banyuwangi.

“Pariwisata ini kan multiplier effect-nya yang kita harapkan. Pengunjung yang datang akan berdampak pada perputaran ekonomi daerah,” terangnya.

Selama ini, imbuh Ipuk, B-Fest memang memiliki sejumlah tujuan. Tak hanya sebagai pemantik pariwisata, namun juga berfungsi untuk konsolidasi daerah. Oleh karena itu, ada banyak beragam festival yang diselenggarakan. Akan tetapi, kali ini akan difokuskan pada penguatan sektor pariwisata.

Baca Juga

Perkuat Ekonomi dan Pariwisata di Kawasan Pesisir Bupati Ipuk Sapa Nelayan Kedunen

“Tahun ini B-Fest ada 42 event. Kami fokuskan pada event yang dapat menarik kunjungan wisatawan. Sedangkan fungsi B-Fest yang lainnya akan dikonsolidasikan dalam bentuk yang lain,” kata Ipuk

Banyuwangi Etno Carnival (BEC) yang selama ini masuk dalam kalender event Nasional menjadi salah satu event yang dipertahankan. Dengan mengusung tema “Ngelukat”, BEC akan kembali menggebrak dengan parade busana etnik kontemporernya.

Ratusan peserta akan mengenakan kostum bertemakan Ngelukat dalam sebuah busana kontemporer. Mereka akan berjalan sejauh satu kilometer di atas jalanan kota sebagai catwalk-nya.

Masyarakat Banyuwangi pun menyambut hadirnya BEC dengan semangat. Audisi untuk seleksi peserta BEC yang telah dimulai ini mendapat antusiasme tinggi.

“Banyak yang mendaftar, audisi kami bagi jadi 4 zona untuk memudahkan. Setelahnya mereka akan mengikuti workshop,” kata Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Taufik Rohman.

Di workshop tersebut para peserta akan mendapatkan pembekalan terkait tema, konsep desain, serta teknik performa dengan arahan langsung dari para desainer, koreografer dan pegiat seni budaya. (*)

TAGGED:BECBupati Banyuwangi
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -

Baca Juga

Budaya

“Lewat Festival Janger Remaja, UNIBA Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Blambangan”

16 November 2025
Budaya

Makam Buyut Atika di Giri Banyuwangi: Pusaka Leluhur yang Sarat Cerita Mistis dan Keunikan

13 November 2025
Budaya

Benteng Fort Utrecht Banyuwangi: Saksi Bisu Masa Kolonial yang Masih Menyimpan Misteri

12 November 2025
Budaya

Misteri Terowongan Bawa Tanah di Makodim Banyuwangi, Jejak Rahasia Kolonial Belanda yang Mengarah ke Inggrisan

12 November 2025
Joos NewsJoos News
Follow US
©2024 JoosNews.com - All right reserved.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Kontak
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?