Joosnews.com – Banyuwangi,Desa Purwoagung, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, menjadi saksi perayaan meriah yang menggabungkan olahraga, peringatan ulang tahun, dan penghormatan terhadap warisan budaya. Acara ini menampilkan kegiatan sepeda ontel (sepeda kuno), perayaan ulang tahun ke-15, dan tumpengan sebagai ungkapan syukur atas keberlangsungan komunitas pecinta sepeda kuno “Jadul Sejagad”. Minggu (02/02/2025).
Jadul Sejagad, yang didirikan pada tahun 2010 oleh almarhum Bapak Dollah Mariyono, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Desa Purwoagung. Komunitas ini tidak hanya melestarikan tradisi bersepeda ontel, tetapi juga menjadi wadah bagi para pecinta sepeda kuno untuk berkumpul dan berbagi pengalaman.
Faisol selaku Kepala Dusun Asembagus, menyampaikan, “Kegiatan bersepeda ontel ini sangat penting karena selain menjadi bagian dari olahraga untuk menyehatkan badan, juga melestarikan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.” Katanya.
Kepala Desa Purwoagung, Bapak Senen, menambahkan, “Kurang lebih 15 tahun yang lalu, almarhum Bapak Dollah Mariyono mendirikan paguyuban sepeda ontel ini. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan akan terus mendukungnya agar dapat terus berkembang dan diwariskan kepada generasi mendatang.” Ucapnya.
Bapak Senen juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin yang menarik wisatawan untuk datang ke Desa Purwoagung. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi daya tarik wisata yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” Harapnya.
Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta dari Desa Purwoagung, yang semakin menambah semarak perayaan. Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan bersepeda ontel, serta menikmati hidangan tumpeng yang disajikan sebagai simbol rasa syukur. Pungkasnya (Bangun)
