Joos NewsJoos News
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Army
  • Kodim
  • Sport
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
Font ResizerAa
Joos NewsJoos News
Font ResizerAa
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Army
  • Kodim
  • Sport
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
Cari
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Kontak
  • Privacy Policy
Follow US
Joos News > Nasional > Wapres Gibran Terkesima UMKM Banyuwangi, Sebut Potensi Naik Kelas dengan Semangat Ibu-ibu Hebat!
Nasional

Wapres Gibran Terkesima UMKM Banyuwangi, Sebut Potensi Naik Kelas dengan Semangat Ibu-ibu Hebat!

Redaksi 24 Juni 2025
Share
3 Min Read
SHARE

Joosnews.com – Banyuwangi, Wakil Presiden Gibran Rakabuming kagum saat melihat produk UMKM buatan ibu-ibu di Banyuwangi. Menurut Wapres produk mereka potensial untuk naik kelas. Hal tersebut disampaikan usai melihat produk-produk UMKM, di RTH Maron, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Senin (23/6/2025).

Gibran sempat menilik produk dan berbincang dengan beberapa pelaku UMKM yang hadir di sana. Menurutnya, produk-produk yang dijual baik, dan penjualannya juga relatif mengesankan.

Ada puluhan pelaku UMKM yang hadir dalam acara “Silaturrahmi Wapres bersama Peserta dan Pendamping Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar)” yang merupakan nasabah Permodalan Nasional Madani (PNM).

“Ini bagus dan bisa ditingkatkan lagi. Dinaikkelaskan lagi. Tadi ada produk keripik pisang yang penjualannya 500 pack per minggu. Itu bisa dinaikkan menjadi 500 pack per hari. Saya lihat tadi ibu-ibu di sini luar biasa semangatnya,” kata Gibran.

Menurutnya dengan pendampingan membuat produk mereka lebih berkualitas. Menurut Gibran, tingkat non-performing loan (NPL) atau kredit macet nasabah PNM di Banyuwangi cukup rendah, yakni 1,3 persen.

Baca Juga

Krisis Karakter: Ketika Keteladanan Menghilang, Masa Depan Terancam”

“Karena NPL rendah, potensi untuk dinaikkelaskan sangat besar,” tambah Gibran.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani beterima kasih atas dukungan Wapres terhadap UMKM Banyuwangi. Ipuk mengatakan di Banyuwangi terdapat berbagai program peningkatan dan pendampingan UMKM.

‘Di Banyuwangi terdapat Teman Usaha Rakyat yang mendampingi pelaku UMKM untuk naik kelas. Selain itu juga ada modal dan bantuan alat usaha,” kata Ipuk.

Salah satu pelaku UMKM, Fatimah Nurul Widat, mengaku sudah tiga tahu berjualan aneka jenis minuman seperti es dawet dan kopyor. Warga Kecamatan Genteng itu biasa berjualan di depan kantor kepolisian setempat.

“Saya sudah tiga tahun jadi nasabah dan mendapat pendampingan,” kata Fatimah.

Fatimah mendapat pinjaman modal senilai Rp 3 juta dari PNM. Uang itu ia pakai antara lain untuk mengembangkan usahanya.

“Sebelumnya pinjaman saya Rp 2 juta. Lalu naik jadi Rp 3 juta,” terang dia.

Direktur Operasional Permodalan PT PNM Sunar Basuki menjelaskan, jumlah nasabah PNM di Banyuwangi hingga akhir Mei 2025 mencapai 139 ribu ibu-ibu. Mereka berasal dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi.

“Sekitar 62 persen dari sektor perdagangan. Mulai dari penjual jam, perajin batik, peracik sambal rumahan, hingga pelaku usaha makanan ringan yang kini mampu menembus pasar global,” katanya. (*)

TAGGED:UMKMWapres
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -

Baca Juga

Nasional

Internet Rakyat Siap Penuhi Kebutuhan Akses Cepat 

7 April 2026
Nasional

Pangdam V/Brawijaya Tutup TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan

11 Maret 2026
Nasional

Dari Jalan Tanah Berbatu Jadi Paving Idaman: TMMD Kodim 0819/Pasuruan Wujudkan Mimpi Warga

10 Maret 2026
Nasional

Istirahat Sejenak Jelang Buka Puasa, Prajurit TMMD Ke-127 Kodim Pasuruan Ngobrol Santai Bareng Warga

10 Maret 2026
Joos NewsJoos News
Follow US
©2024 JoosNews.com - All right reserved.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Kontak
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?