Joos NewsJoos News
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Army
  • Kodim
  • Sport
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
Font ResizerAa
Joos NewsJoos News
Font ResizerAa
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Army
  • Kodim
  • Sport
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
Cari
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Kontak
  • Privacy Policy
Follow US
Joos News > Nasional > Transformasi Pertanian Banyuwangi: Petani Banyuwangi Dianjurkan Beralih ke Pupuk Organik
Nasional

Transformasi Pertanian Banyuwangi: Petani Banyuwangi Dianjurkan Beralih ke Pupuk Organik

Redaksi 6 Juli 2024
Share
2 Min Read
SHARE

Joosnews.com – Dalam upaya mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi mendorong kelompok tani untuk beralih ke sistem pertanian organik.

Melalui program Jagoan Tani, banyak kelompok tani di Banyuwangi kini memproduksi pupuk organik sendiri, termasuk NPK cair dari limbah dapur dan kotoran hewan. Bupati Ipuk Festiandani menyatakan kegembiraannya atas inisiatif ini, yang dinilai mampu meningkatkan kesuburan tanah dan hasil produksi. Saat mengunjungi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Rogojampi, Bupati menekankan pentingnya penggunaan pupuk organik dan meminta Dinas Pertanian serta para penyuluh untuk terus mendampingi petani dalam menciptakan inovasi pupuk organik.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, H. Arief Setiawan, menegaskan bahwa dinasnya telah mendukung pengembangan inovasi kelompok tani melalui pendampingan penyuluh dan program Jagoan Tani. Program ini juga mengajarkan tata cara pengelolaan hasil produksi secara digital, meningkatkan efisiensi.

Menurut Arief, pupuk organik dapat mengurangi biaya produksi petani hingga 30-50 persen, sehingga meningkatkan keuntungan mereka.

“Di wilayah kerja BPP Rogojampi, hampir semua desa telah mengadopsi sistem penanaman organik. Penyuluh di wilayah tersebut terus mendorong dan mendampingi kelompok tani untuk berinovasi dalam pembuatan pupuk organik,” ujar Arief.

Baca Juga

Internet Rakyat Siap Penuhi Kebutuhan Akses Cepat 

Feby Cahayaningrum, koordinator BPP Rogojampi, menjelaskan bahwa pelatihan pembuatan pupuk organik rutin diadakan di 20 desa di wilayah kerjanya. Semua desa kini telah menerapkan sistem organik untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

“Sudah ada tiga kelompok tani yang mendapat sertifikasi organik,” jelasnya Feby saat diwawancarai awak media.

TAGGED:Pupuk Organik
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -

Baca Juga

Nasional

Pangdam V/Brawijaya Tutup TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan

11 Maret 2026
Nasional

Dari Jalan Tanah Berbatu Jadi Paving Idaman: TMMD Kodim 0819/Pasuruan Wujudkan Mimpi Warga

10 Maret 2026
Nasional

Istirahat Sejenak Jelang Buka Puasa, Prajurit TMMD Ke-127 Kodim Pasuruan Ngobrol Santai Bareng Warga

10 Maret 2026
Nasional

Aksi Kecil Penuh Makna: Prajurit TMMD Ke-127 Bantu Warga Dorong Gerobak

10 Maret 2026
Joos NewsJoos News
Follow US
©2024 JoosNews.com - All right reserved.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Kontak
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?