Joosnews.com – Banyuwangi, 9 Juli 2024 – Di balik keelokan alamnya yang memukau, Banyuwangi menyimpan kekayaan kuliner yang tak kalah menggoda. Salah satu hidangan istimewa yang wajib dicoba adalah Pecel Pitik, sajian khas Suku Using yang sarat makna dan cita rasa.
Lebih dari sekadar hidangan, Pecel Pitik merupakan bagian tak terpisahkan dari tradisi dan budaya Suku Using. Di balik kelezatannya, terkandung nilai-nilai luhur dan filosofi yang diwariskan turun-temurun.
Pecel Pitik Banyuwangi menghadirkan perpaduan unik antara ayam kampung yang dipanggang atau dibakar, kemudian disuwir dan dicampur dengan bumbu pecel khas berbahan dasar kelapa parut, kacang tanah, cabai, dan rempah-rempah.
Kelezatannya semakin istimewa dengan tambahan aneka lalapan segar seperti mentimun, kemangi, daun singkong, dan irisan petai. Sensasi gurih, pedas, dan segar berpadu sempurna dalam setiap suapan, menghadirkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
Pecel Pitik bukan sekadar hidangan biasa, tetapi memiliki makna dan nilai budaya yang mendalam bagi Suku Using. Sajian ini umumnya disajikan dalam berbagai acara adat dan tradisi, seperti selamatan, bersih desa, dan ritual lainnya.
Pecel Pitik melambangkan rasa syukur dan penghormatan kepada leluhur, serta harapan untuk panen yang berlimpah dan kehidupan yang sejahtera.
Bagi para pecinta kuliner, mencicipi Pecel Pitik adalah sebuah petualangan rasa yang tak boleh dilewatkan. Di Banyuwangi, terdapat berbagai warung dan restoran yang menyajikan hidangan istimewa ini.
Menyantap Pecel Pitik di Banyuwangi bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengenal lebih dalam budaya dan tradisi Suku Using yang kaya dan unik.
