Joos NewsJoos News
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Army
  • Kodim
  • Sport
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
Font ResizerAa
Joos NewsJoos News
Font ResizerAa
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Army
  • Kodim
  • Sport
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
Cari
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Kontak
  • Privacy Policy
Follow US
Joos News > Budaya > Pebalap TDBI Turut Kenalkan Budaya Lokal Banyuwangi Dengan Pakai Peci dan Sarung
BudayaSport

Pebalap TDBI Turut Kenalkan Budaya Lokal Banyuwangi Dengan Pakai Peci dan Sarung

Redaksi 23 Juli 2024
Share
2 Min Read
SHARE

Joosnews.com – Ada hal tak biasa pada gelaran TDBI yang dibuka pada Senin (22/7) kemarin. Yakni penampilan seluruh atlet yang akan meramaikan lintasan. Jika biasanya mereka menggunakan kostum balap sepeda lengkap, kini seluruh peserta dari dalam maupun luar negeri nampak mengenakan peci dan sarung, pakaian khas warga lokal. Hal ini pun menarik perhatian penonton dan seluruh hadirin.

Rupanya, hal yang mereka lakukan ini ada inisiasi dari Pemkab Banyuwangi dalam upaya mengenalkan dan melestarikan budaya lokal ke level yang lebih luas lagi

Tak hanya pembalap, official dan panitia juga mengenakan sarung dan peci. Sembari memakainya, para pebalap memperkenalkan diri dihadapan penonton sebelum memulai perlombaan. Hal ini pun tentu menjadi pusat perhatian warga yang antusias meminta foto bersama.

Wakil Ketua Umum PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), Silmy Karim, mengapresiasi konsistensi Pemkab Banyuwangi dalam menyelenggarakan TDBI yang juga memadukan budaya lokal.

“Ajang ini menggabungkan budaya lokal dengan event internasional, menarik perhatian dunia dan mengangkat nama Banyuwangi di kancah global,” ujar Silmy.

Baca Juga

Dikenal Sebagai Spot Mancing Terbaik, Pantai Bimorejo Banyuwangi Kini Dilengkapi Rumah Apung

Bupati Banyuwangi, Ipuk Festiandani, menjelaskan bahwa pemakaian sarung dan peci adalah cara Banyuwangi menghargai dan melestarikan kebudayaan lokal. Dengan memperkenalkan budaya ini ke seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah, Ipuk ingin budaya Banyuwangi makin dikenal luas.

“Kita wajib melestarikan adat istiadat agar tidak tergerus zaman, sekaligus mengenalkannya kepada warga asing,” kata Ipuk.

TAGGED:ITDBIKab. Banyuwangi
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -

Baca Juga

Budaya

“Lewat Festival Janger Remaja, UNIBA Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Blambangan”

16 November 2025
Nasional

Dekatkan Layanan, Pemkab Banyuwangi Tambah Mobil Samsat Keliling

14 November 2025
Sport

Akhir Pekan Ini, Banyuwangi Gelar Balap Sepeda BMX Internasional Diikuti Rider Lintas Negara

14 November 2025
Budaya

Makam Buyut Atika di Giri Banyuwangi: Pusaka Leluhur yang Sarat Cerita Mistis dan Keunikan

13 November 2025
Joos NewsJoos News
Follow US
©2024 JoosNews.com - All right reserved.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Kontak
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?