Joosnews.com – Kalipuro, Di tengah kesejukan pagi Gombengsari, sebuah pertemuan sederhana terjadi di balik meja sebuah warung kopi yang hangat dan bersahaja. Di sana, Babinsa Gombengsari Sertu Ikhwan Wahyudi berdiri berdampingan dengan seorang Barista (Bpk. Rahman), menyaksikan dengan penuh ketertarikan proses meracik kopi yang telah menjadi kebanggaan Kelurahan Gombengasari, Rabu (11-06-2025).
Keduanya tampak tenggelam dalam percakapan ringan, penuh keakraban dan rasa saling menghargai. Barista itu menjelaskan dengan antusias tentang jenis-jenis kopi yang dipajang di dalam toples kaca, mulai dari proses sangrai, teknik penyeduhan, hingga cita rasa khas kopi lokal. Sementara sang Babinsa, dengan wajah tenang dan penuh perhatian, menunjukkan ketertarikan yang tulus—bukan hanya terhadap kopi, tapi juga terhadap semangat warganya yang berinovasi dan mandiri.
Warung kopi sederhana bernama “Coffee Sho” ini tidak hanya menyajikan minuman berkualitas, tetapi juga menjadi wadah pertemuan berbagai lapisan masyarakat. Dindingnya dipenuhi piagam penghargaan, sertifikat, dan piala, tanda bahwa perjuangan dan ketekunan pemiliknya telah diakui oleh banyak pihak.
Momen ini bukan sekadar interaksi biasa. Ini adalah cerminan sinergi antara aparat desa dan pelaku usaha lokal. di Tempat terpisah Kapten Czi Sahar Susanto Menyampaikan ” Peran Babinsa tidak berhenti pada urusan pertahanan dan keamanan, tetapi juga hadir untuk membina, mendukung, dan menginspirasi masyarakat dalam membangun desa dari berbagai aspek—termasuk ekonomi kreatif seperti industri kopi”, Ujarnya.
Sertu Ikhwan Menambahkan, “Kita belajar bahwa perubahan besar bisa dimulai dari obrolan hangat dan secangkir kopi. Bahwa kolaborasi antara rakyat dan aparat bisa terjadi dengan tulus dan mengakar, selama ada niat baik dan tujuan bersama”. Kelurahan Gombengsari menunjukkan, bahwa kemajuan desa bukan sekadar wacana melainkan kenyataan yang sedang diseduh perlahan, dengan cinta dan kerja keras.
