Joos NewsJoos News
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Army
  • Kodim
  • Sport
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
Font ResizerAa
Joos NewsJoos News
Font ResizerAa
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Army
  • Kodim
  • Sport
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
Cari
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Kontak
  • Privacy Policy
Follow US
Joos News > Kodim > Kasdim 0825/Banyuwangi Tegaskan Nilai Kepesantrenan sebagai Pilar Kebangsaan di Peringatan Hari Santri Nasional 2025
Kodim

Kasdim 0825/Banyuwangi Tegaskan Nilai Kepesantrenan sebagai Pilar Kebangsaan di Peringatan Hari Santri Nasional 2025

Redaksi 22 Oktober 2025
Share
2 Min Read
SHARE

Joosnews.com – Banyuwangi, Lapangan Pemkab Banyuwangi pagi itu dipenuhi semangat kebangsaan. Ratusan santri, pejabat, dan tokoh masyarakat larut dalam khidmat peringatan Hari Santri Nasional 1447 H/2025 M, Rabu (22/10/2025). Di antara deretan tamu kehormatan, Mayor Kav Suprapto, Kasdim 0825/Banyuwangi, hadir mewakili unsur TNI, menegaskan komitmen Kodim 0825 untuk terus bersinergi menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan yang menjadi ruh perjuangan para santri.

Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”. Dalam amanatnya, Bupati Ipuk menyerukan agar para santri menjadi pelopor perubahan di era disrupsi, tidak hanya unggul dalam ilmu agama, namun juga adaptif terhadap perkembangan sains, teknologi, dan sosial kemasyarakatan. “Santri harus membumi dalam nilai agama, namun menjangkau langit dengan pengetahuan dan karya,” tegasnya.

Kasdim 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto, menyampaikan bahwa semangat santri sejatinya selaras dengan semangat prajurit TNI — yaitu cinta tanah air, disiplin, dan pengabdian tanpa pamrih. “Kodim 0825 senantiasa mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan pesantren, karena dari santri lahir generasi bangsa yang berkarakter kuat dan berjiwa nasionalis,” ujarnya seusai upacara. Kehadiran TNI, lanjutnya, bukan sekadar simbol dukungan, melainkan wujud nyata sinergi antara ulama, santri, dan aparat pertahanan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Peringatan yang dihadiri sekitar 250 peserta itu juga menjadi momentum peluncuran program “Pesantren Aman”, hasil kolaborasi Pemkab Banyuwangi dengan Kementerian PUPR. Program ini bertujuan memperkuat standar keselamatan bangunan pesantren agar lingkungan pendidikan keagamaan lebih aman dan nyaman. Upacara ditutup dengan lantunan Mars Hari Santri dan doa bersama, meneguhkan tekad seluruh peserta untuk terus menghidupkan nilai-nilai perjuangan santri dalam setiap langkah membangun Banyuwangi yang religius, berdaya, dan berperadaban.

TAGGED:Hari SantriKasdim 0825/Banyuwangi
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -

Baca Juga

Kodim

Babinsa Tamansari “Ngopi” Bareng Warga, Apa Dampaknya ke Ketahanan Desa?

15 November 2025
Kodim

Saling Bahu-Membahu, Warga Possumur Gelar Aksi Bersih Parit Bareng Babinsa

15 November 2025
Kodim

Babinsa Dampingi Misi Sunyi Puskesmas: Ada Apa di Ringinmulyo

15 November 2025
Kodim

TNI dan BPBD Kolaborasi, Perkuat Nasionalisme dan Kesiapsiagaan Bencana Siswa MA Darussalam

13 November 2025
Joos NewsJoos News
Follow US
©2024 JoosNews.com - All right reserved.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Kontak
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?