Joosnews.com – Banyuwangi – Prof. Dr. KGPH H. Muhammad Kurnia Hasanudin, S.E., M.A., tokoh kebangsawanan dari Keraton Surakarta Hadiningrat, melakukan kunjungan silaturahmi ke KH. Fathulloh Suyuti Thoha, pengasuh Pondok Pesantren Mansya’ul Huda di Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Selasa malam (11/11/2025).
Kunjungan yang berlangsung penuh kehangatan dan nuansa spiritual ini turut dihadiri oleh Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Banyuwangi, Salam Bikwanto, serta Provos Seger dari Kodim 0825 Banyuwangi.
Dalam pertemuan tersebut, KGPH Kurnia Hasanudin menyampaikan maksud sowannya sebagai bentuk penghormatan kepada ulama sekaligus memohon doa restu atas setiap amanah dan tanggung jawab yang diemban.
> “Kami sangat mengharapkan doa dan dukungan dari KH. Fathulloh Suyuti Thoha agar setiap tugas yang kami emban dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan negara,” ujar KGPH Kurnia Hasanudin.
Teladani Nilai Luhur dan Keteladanan Ulama
Melalui silaturahmi ini, KGPH Kurnia Hasanudin menegaskan pentingnya meneladani nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh para ulama dalam menjaga persatuan bangsa. Ia mengaku terinspirasi oleh keteladanan KH. Suyuti Thoha yang mampu menyatukan umat tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun budaya.
> “Saya datang untuk meneladani beliau, agar kita tetap lurus untuk Indonesia dan bangsa. Karena itu adalah kewajiban kita sebagai warga negara dalam berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.
Selain itu, KGPH Kurnia Hasanudin juga menekankan pesan moral penting yang selalu diajarkan oleh KH. Suyuti Thoha, yakni nilai ikhlas dan jujur dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
> “Yang selalu beliau tekankan adalah pertama ikhlas, kedua jujur. Ikhlas dalam hal apapun karena Allah, dan jujur dalam berkata maupun berbuat. Itu yang akan saya bawa dan sebarkan di masyarakat di mana pun saya berada,” tambahnya.
Sinergi Ulama dan Bangsawan untuk Indonesia Maju
Silaturahmi ini menggambarkan sinergi positif antara tokoh agama dan tokoh kebangsawanan dalam memperkuat moral dan spiritual bangsa. Dukungan spiritual dari para ulama diyakini dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun arah kebijakan dan langkah nyata menuju Indonesia yang lebih maju dan berkarakter.
Sebagai seorang ekonom, akademisi, dan tokoh bangsawan Keraton Mataram Surakarta, KGPH Muhammad Kurnia Hasanudin berharap nilai-nilai luhur yang diperoleh dari pertemuan ini dapat terus diamalkan serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa.
