Joosnews.com – Etape kedua Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) 2024 berlangsung dengan penuh drama. Beberapa kecelakaan yang terjadi menjelang garis finish menyebabkan puluhan pembalap mengalami luka, termasuk tiga pembalap dari tim Banyuwangi Road Cycling Community (BRCC).
Guntur Priambodo, Chairman TDBI, menyatakan bahwa beberapa kali crash terjadi sepanjang perjalanan hari kedua, membuat persaingan semakin ketat.
“Tiga pembalap BRCC, yaitu Bambang Suryadi, Adam Aldama, dan Woro Fitrianto, turut menjadi korban dalam TDBI 2024 hari kedua. Adam Aldama mengalami luka serius di tangan kanannya dan segera dirujuk ke rumah sakit,” ujarnya.
Guntur juga mencatat bahwa persaingan balapan tahun ini sangat sengit. Selain itu, para pembalap berada dalam kondisi siap tempur sehingga saling ambisi untuk menjadi yang terbaik. Hal ini membuat pertandingan semakin panas.
“Kecepatan tinggi sejak awal balapan membuat banyak atlet harus memaksa kemampuan mereka hingga batas maksimal. Ini menunjukkan kualitas para atlet yang bertanding,” tambahnya.
Selain pembalap BRCC, Aiman Cahyadi, pemegang medali Sea Games dan kebanggaan timnas Indonesia, juga terlibat dalam kecelakaan menjelang garis finish.
Race Director, Jamaluddin Mahmood, memutuskan untuk memberikan same time kepada semua peserta yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Diberikan hitungan waktu yang sama dengan pemenang. Tidak hanya yang kecelakaan, tapi seluruh pembalap yang berada di rombongan besar,” jelasnya.
Kejadian ini menunjukkan betapa kerasnya persaingan di TDBI 2024, dengan para pembalap menunjukkan kemampuan maksimal mereka di setiap etape.
