Joosnews.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Men PUPR) Republik Indonesia, Ir. Mochamad Basuki Hadimoeljono, melakukan kunjungan ke Banyuwangi pada Sabtu, 13 Juli 2024 lalu untuk meninjau desain revitalisasi Pasar Banyuwangi dan kawasan Inggrisan. Ia didampingi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Anas; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno; serta Bupati Banyuwangi, Ipuk Festiandani.
Di pasar, petugas PUPR menjelaskan kepada ketiga menteri bahwa desain bangunan pasar baru ini telah melalui kajian kelayakan dan tinggal menunggu penyelesaian perencanaan pembangunan. Desain tersebut telah melalui proses panjang dan ditetapkan sebagai desain resmi Pasar Banyuwangi oleh PUPR.
Setelah melakukan sesi foto bersama di depan puing bangunan pasar, ketiga menteri bersama Bupati Ipuk berjalan kaki menuju kawasan Inggrisan. Di sana, petugas PUPR menunjukkan desain revitalisasi dan menjelaskan proses kajian serta rencana pembangunan kepada ketiga menteri. Revitalisasi ini akan mempertahankan struktur bangunan asli yang telah berdiri selama ratusan tahun.
Basuki, panggilan akrab Men PUPR, menegaskan bahwa pembangunan harus segera dimulai jika kajian, perencanaan, dan anggaran sudah siap.
“Kalau memang sudah siap, segera laksanakan pembangunannya,” katanya.
Men PUPR juga menyebutkan bahwa tol Probowangi yang sedang dibangun akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi Banyuwangi.
“Dengan adanya tol nanti, perkembangan akan semakin pesat dan dapat meningkatkan kemajuan sektor apapun, terutama ekonomi,” jelasnya di hadapan media.
Setelah kunjungan tersebut, ketiga menteri bersama Bupati Ipuk menyaksikan pertunjukan atraksi busana kontemporer yang menampilkan potensi desa-desa di Banyuwangi dalam Festival Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2024.
