Joosnews.com – Untuk mendorong pengembangan usaha pemuda, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi meluncurkan program Jagoan Bisnis. Program ini ditujukan untuk membantu kaula muda yang terjun dalam dunia bisnis agar dapat memahami dan menjalankan bisnis dengan baik dan benar.
Sebanyak 75 pebisnis muda mengikuti program yang digagas oleh Pemkab ini, dengan tujuan untuk berbagi metode bisnis yang dapat membantu mereka memperkuat dan mengembangkan usaha mereka. Bisnis yang dimiliki oleh peserta bergerak diberbagai bidang, seperti food and beverage, tour and travel, kerajinan, fashion, dan jasa, yang sudah memiliki penghasilan atau omset.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan bahwa program ini merupakan inkubasi bagi kaula muda untuk fokus pada pengembangan bisnis mereka.
“Peserta program akan dibekali materi tentang penguatan usaha komprehensif untuk naik kelas, seperti manajemen, akses permodalan, hingga pengembangan pasar bersama para ahli,” kata Ipuk.
Ipuk juga menambahkan, pemerintah berusaha mendorong pertumbuhan bisnis yang berdampak positif bagi ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat ekosistem wirausaha di Banyuwangi.
Ketua Program Jagoan Bisnis, Dias Satria, menambahkan bahwa program ini menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bisnis korporat hingga pebisnis sukses, yang akan memberikan bekal tentang manajemen, penguatan SDM, membangun jaringan, hingga cerita sukses dalam bisnis.
“Salah satu narasumbernya adalah Mas Eko Andi Suryo, Senior Trainer dan Dosen Teknik Universitas Brawijaya (Unbra) yang fokus pada Mindset dan Leadership dalam bisnis,” ungkap Dias.
Dias juga menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah menghubungkan bisnis lokal di Banyuwangi dengan ekosistem bisnis yang lebih besar di Jawa Timur atau nasional. (Ris)
