Joosnews.com – Songgon, 22 September 2024 – Gemuruh mesin trail dan semangat berbagi memenuhi udara pagi di Dusun Bayurejo, Desa Bayu, Kecamatan Songgon. Hari ini, Blambangan Trail Adventure menyelenggarakan “Jelajah Desaku/Songgon Trail Syariah”, sebuah event yang menggabungkan petualangan off-road dengan misi kemanusiaan untuk anak yatim dan kaum duafa.
Acara yang dihadiri sekitar 400 peserta dari komunitas trail adventure se-Kabupaten Banyuwangi ini mendapat dukungan penuh dari jajaran TNI dan Polri. Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., Dandim 0825, dan AKP Maskur S.H., Kapolsek Songgon, hadir langsung memberikan semangat kepada para peserta.
Kapten Inf Totok Yulianto, Danramil Songgon, menyatakan, “Event ini adalah contoh sempurna bagaimana hobi dapat disinergikan dengan kepedulian sosial. Kami, TNI, bangga dapat mendukung kegiatan yang tidak hanya menghibur tapi juga membantu sesama.”
Oqi Dwi Setiawan, ketua panitia, menambahkan, “Songgon Trail Syariah bukan sekadar ajang adu ketangkasan. Ini adalah wadah bagi para pecinta trail untuk menyalurkan kepedulian mereka pada anak yatim dan kaum duafa.”
Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik, mulai dari registrasi, pembukaan resmi, sambutan, hingga puncaknya yaitu trail jelajah Alam Desaku. Para peserta tidak hanya disuguhi tantangan medan off-road yang menantang, tapi juga pemandangan alam Songgon yang memukau.
Ir. Yulia Herlina, Kades Songgon, mengungkapkan apresiasinya, “Event ini membuka potensi wisata adventure di desa kami. Kami berterima kasih kepada TNI dan Polri atas dukungannya dalam menjaga keamanan acara.”
Kehadiran Koptu Jarkoni, Babinsa Bayu, dan Bripda Rio, Babinkamtibmas Bayu, memastikan acara berjalan aman dan lancar. “Ini bukti nyata sinergi TNI-Polri dalam mendukung kegiatan positif masyarakat,” ujar Kapten Inf Totok Yulianto.
Dandim 0825, Letkol Arh Joko Sukoyo, menutup acara dengan pesan inspiratif, “Hari ini, kita tidak hanya menaklukkan medan, tapi juga membuka jalan bagi masa depan lebih cerah bagi anak-anak yatim dan kaum duafa. Inilah spirit gotong royong yang harus terus kita jaga.”
Event yang ditutup dengan hiburan dan pembagian doorprize ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi TNI, Polri, pemerintah desa, dan komunitas dapat menghasilkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas.
