Joosnews.com – Pada 16 Juli 2024, Gelar Peralatan Kebencanaan se-Jatim di pantai Marina Boom Banyuwangi menjadi agenda utama Pemprov Jatim dalam mitigasi wilayah oleh BPBD di seluruh kabupaten dan kota. Acara ini tidak hanya mengevaluasi kegiatan mitigasi tetapi juga mengadakan lomba keterampilan penanganan kebencanaan.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengucapkan terima kasih kepada BNPB atas bantuan peralatan penanganan bencana, logistik, mobil dapur umum, dan dana siap pakai sebesar Rp 200 juta.
“Bantuan ini akan sangat membantu BPBD Banyuwangi dalam mengatasi risiko kebencanaan karena wilayah kami memiliki potensi bencana yang cukup beragam,” ujar Ipuk.
Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, menjelaskan bahwa setiap daerah memamerkan kesiapan peralatan dan logistik mereka sebagai persiapan menghadapi bencana.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan kelengkapan fasilitas penanggulangan bencana di Jatim dan meningkatkan kemampuan SDM BPBD di setiap wilayah,” ungkap Suharyanto.
Suharyanto menambahkan bahwa penanganan bencana terkait musim kemarau menjadi fokus utama, mengingat beberapa daerah di Jatim mengalami kekeringan.
“Sebanyak 73 persen keberhasilan dalam penanggulangan bencana tergantung pada kesiapan peralatan dan logistik,” kata Suharyanto.
Setelah memeriksa peralatan di seluruh BPBD se-Jatim, BNPB menyatakan bahwa Jatim sudah cukup siap menghadapi risiko kebencanaan di masa mendatang.
