Joosnews.com – Pada Rabu, 17 Juli 2024 lalu, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gambiran menggelar Bimbingan Perkawinan (Binwin) Mandiri yang dihadiri oleh delapan pasangan calon pengantin (Catin). Acara tersebut berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta.
Dr. Tiniwati, Kepala UPTD Puskesmas Desa Jajag, memberikan materi tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan calon ibu dan bayi.
“Kesehatan sangat penting, baik untuk calon ibu maupun calon bayi. Harus tau bagaimana menyiapkan diri pada proses kehamilan hingga melahirkan,” ujar Dr. Tiniwati.
Chaironi Hidayat, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi, menegaskan bahwa bimbingan perkawinan merupakan program penting dari Kementerian Agama yang harus diikuti oleh semua calon pengantin.
“Binwin merupakan program dari Kementerian Agama, juga sebagai tindak lanjut dari KUA untuk mengawal para Catin sampai pada pelaksanaan akad nikah,” kata Chaironi.
Gufron Mustofa, Kepala KUA Kecamatan Gambiran, membuka kegiatan dengan tema “Pengantin Indonesia Sehat, Pengantin Indonesia Bebas Stunting Bebas Judol Pinjol, Pengantin Indonesia Sakinah Mawaddah wa Rahmah”.
Dalila, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gambiran dan fasilitator kegiatan, menjelaskan bahwa musyawarah, janji kokoh, niat yang kuat, dan saling percaya adalah kunci sukses dalam rumah tangga. Ia juga mengingatkan bahaya judi online dan pinjaman online yang bisa merusak keharmonisan keluarga.
“Tidak ada pernikahan yang tidak punya masalah, akan tetapi semua masalah pasti ada jalan keluarnya bila dilalui dengan musyawarah,” pesannya. (Ris)
