Joosnews.com – Songgon, Babinsa Koramil 0825/20 Songgon melakukan pendampingan dan pengawalan kegiatan serapan gabah (Sergab) oleh Bulog kepada para petani di wilayah Kecamatan Songgon, Senin (12/5/2025).
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan di enam titik lokasi di wilayah Kecamatan Songgon.
Tim Babinsa yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Serka Pujiyanto (Babinsa Balak), Koptu Mahrus Ali (Babinsa Bedewang), Sertu Sudarto (Babinsa Parangharjo), dan Serma Bagus Ismoko (Babinsa Sumberbulu). Mereka didampingi oleh petugas Bulog yang diwakili oleh Bapak M. Holil serta petugas BPP/PPL Kecamatan Songgon, Nanang Waludi.
Dalam kegiatan tersebut, enam petani berhasil menjual hasil panen gabah kering mereka kepada Bulog dengan total serapan mencapai 12.169 kg. Petani yang berpartisipasi dalam program sergab kali ini antara lain Bapak Padil dari Dusun Balak Kidul, Desa Balak dengan hasil panen 2.481 kg dari lahan seluas 0,75 hektar; Bapak Isnaini dari Dusun Wiyayu Timur, Desa Bedewang dengan hasil panen 1.592 kg dari lahan seluas 0,50 hektar; dan Bapak Sutomo dari Dusun Arjosari, Desa Bedewang dengan hasil panen terbanyak mencapai 3.905 kg dari lahan seluas 1 hektar.
Selain itu, juga terdapat Bapak Atem dari Dusun Krajan Wetan, Desa Parangharjo dengan hasil panen 782 kg dari lahan seluas 0,30 hektar; Ibu Suaidah dari Dusun Bulurejo, Desa Sumberbulu dengan hasil panen 1.323 kg dari lahan seluas 0,25 hektar; serta Bapak Rico Arbianto dari Dusun Jangan, Desa Sumberbulu dengan hasil panen 2.086 kg dari lahan seluas 0,75 hektar.
Serka Pujiyanto, salah satu Babinsa yang terlibat dalam kegiatan ini menjelaskan, “Kami melakukan pendampingan kepada petugas Bulog untuk pendataan para kelompok tani yang akan panen dan memiliki panenan padi kering. Petugas Bulog kemudian mendatangi tempat panen dan melakukan penimbangan langsung di lokasi atau di pinggir jalan.”
Untuk tertib administrasi dan keamanan, pembayaran oleh petugas Bulog dilakukan melalui transfer dengan harga sesuai ketentuan pemerintah yaitu Rp 6.500 per kilogram.
Kegiatan serapan gabah ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk menstabilkan harga gabah di tingkat petani sekaligus memastikan ketersediaan stok beras nasional. Pendampingan oleh Babinsa memiliki peran penting dalam mengawal kelancaran dan keamanan proses penyerapan gabah dari petani ke Bulog.
Komandan Koramil 0825/20 Songgon melalui laporan tertulis menyampaikan bahwa kegiatan serapan gabah berlangsung dengan lancar dan aman, serta merupakan wujud sinergitas antara TNI, Bulog, dan petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
