Joos NewsJoos News
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Army
  • Kodim
  • Sport
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
Font ResizerAa
Joos NewsJoos News
Font ResizerAa
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Army
  • Kodim
  • Sport
  • Budaya
  • Wisata
  • Kuliner
Cari
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Kontak
  • Privacy Policy
Follow US
Joos News > Kodim > TNI AL Kolaborasi dengan Kodim 0825 dan BTN Baluran Gagalkan Penangkapan Ikan dengan Bom, Selamatkan Ekologi Laut Banyuwangi
Kodim

TNI AL Kolaborasi dengan Kodim 0825 dan BTN Baluran Gagalkan Penangkapan Ikan dengan Bom, Selamatkan Ekologi Laut Banyuwangi

Redaksi 6 Maret 2025
Share
2 Min Read
SHARE

Joosnews.com – Banyuwangi, 6 Maret 2025** – TNI Angkatan Laut (Lanal Banyuwangi), bersama Kodim 0825/Banyuwangi dan Balai Taman Nasional (BTN) Baluran, berhasil menggagalkan praktik *illegal fishing* menggunakan bahan peledak (Handak) yang merusak ekologi laut. Hal ini diungkap dalam *press conference* yang digelar di Wisma Bahari Mako Lanal Banyuwangi, Kamis (6/3/2025), pukul 10.30–11.15 WIB, diikuti 50 peserta dari instansi terkait, akademisi, dan media.

Dalam paparannya, Danlanal Banyuwangi menyampaikan bahwa Tim *Satuan Keamanan Perairan* (SFQR) bersama Kodim 0825 dan BTN Baluran melakukan operasi pada 30 Desember 2024 di Perairan Takatgunting dan 31 Januari 2025 di Perairan Alasbulu. Dari operasi ini, berhasil diamankan 1 perahu, 1 *montek* (alat tangkap), serta ikan hasil tangkapan. Hasil uji laboratorium membuktikan ikan tersebut positif tertangkap menggunakan Handak yang menimbulkan efek gelombang kejut.

Empat tersangka asal Wongsorejo berhasil diamankan. Modus pelaku melibatkan pengelabuan petugas dengan mengubah warna perahu serta merakit bom dari bahan yang dibeli secara *online*. Pelaku diduga beraksi 3 kali seminggu, dengan kewaspadaan tinggi terhadap kehadiran kapal luar daerah. Dampak ekologinya parah: terumbu karang—habitat penting ikan—rusak akibat ledakan.

Dr. Bilqisti dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair) menegaskan, hasil visum forensik menunjukkan ikan mati mendadak tanpa infeksi, dengan residu Handak sebagai bukti. “Kematian ikan bersifat fatal akibat tekanan gelombang ledakan,” jelasnya.

Dandim 0825 Banyuwangi menekankan komitmen kolaborasi antaraparat untuk menjaga ekologi dan keamanan pesisir. “Ini momentum untuk menjaga Banyuwangi dari pelanggaran yang merugikan negara,” tegasnya. Sementara Wakil Kepala Polres Banyuwangi menyebut operasi ini sebagai langkah strategis untuk memetakan peredaran bahan peledak ilegal di wilayah tersebut.

Baca Juga

Anggota Koramil 0825/13 Singojuruh Lakukan Komsos dengan Poktan

Acara ditutup dengan foto bersama dan penegasan bahwa perkembangan situasi akan terus dipantau. Operasi ini menjadi bukti sinergi multidimensi dalam penegakan hukum laut, sekaligus peringatan keras bagi pelaku perusak lingkungan.

TAGGED:0825/BanyuwangiAngkatan LautkodimLanal BanyuwangiPenangkapan
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -

Baca Juga

Kodim

Babinsa Tamansari “Ngopi” Bareng Warga, Apa Dampaknya ke Ketahanan Desa?

15 November 2025
Kodim

Saling Bahu-Membahu, Warga Possumur Gelar Aksi Bersih Parit Bareng Babinsa

15 November 2025
Kodim

Babinsa Dampingi Misi Sunyi Puskesmas: Ada Apa di Ringinmulyo

15 November 2025
Kodim

TNI dan BPBD Kolaborasi, Perkuat Nasionalisme dan Kesiapsiagaan Bencana Siswa MA Darussalam

13 November 2025
Joos NewsJoos News
Follow US
©2024 JoosNews.com - All right reserved.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Kontak
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?