Joonews.com – Muncar – Babinsa Desa Tegalpare bersama masyarakat pesisir pantai melaksanakan kegiatan pembibitan dan penanaman pohon mangrove sebagai upaya meningkatkan kualitas hutan bakau di wilayah Kecamatan Muncar, khususnya di Desa Tegalpare.
Hutan mangrove merupakan ekosistem pantai yang terpengaruh pasang surut air laut. Secara global, luas hutan mangrove telah menurun dari 181.000 km² menjadi kurang dari 150.000 km². Saat ini, hutan mangrove ditemukan di 102 negara, namun hanya 10 negara yang memiliki area mangrove lebih dari 5.000 km².
Mangrove adalah pohon tropis yang mampu beradaptasi dengan kondisi ekstrem seperti air asin, lingkungan pesisir, dan pasang surut yang konstan. Kemampuannya menyimpan karbon dalam jumlah besar menjadikan mangrove sebagai senjata utama dalam mengatasi perubahan iklim. Namun, keberadaannya terancam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Mengingat pentingnya mangrove bagi ekosistem pantai, Babinsa dan masyarakat pesisir Desa Tegalpare berinisiatif melakukan pembibitan hingga penanaman. Pohon mangrove dikenal tahan terhadap perubahan iklim dan cuaca, sehingga relatif mudah dibudidayakan.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu melestarikan ekosistem pantai dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta masyarakat setempat.
