Joosnews.com – Banyuwangi, Kota yang dijuluki “The Sunrise of Java” ini kembali membuktikan dirinya sebagai mercusuar semangat Jawa Timur dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Provinsi Jawa Timur di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi menjadi panggung megah yang mempertemukan keagungan tradisi dengan gelora inovasi, mencerminkan jiwa Jawa Timur yang terus berevolusi. Sabtu (12/10/2024)
Plt. Bupati Banyuwangi, H. Sugirah, S.Pd., M.Si, memimpin upacara dengan penuh wibawa, dikelilingi formasi pasukan yang mencerminkan keberagaman Banyuwangi. Dari aparatur sipil negara hingga perwakilan mahasiswa dan pelajar SMA, barisan mereka bukan sekadar formalitas, melainkan simbol persatuan yang menjadi tulang punggung kemajuan Jawa Timur.
“Hari ini, kita bukan hanya merayakan angka 79, tetapi juga semangat Majapahit yang mengalir dalam darah kita,” ujar Plt. Bupati, membacakan amanat Gubernur Jawa Timur dengan penuh semangat. Kata-katanya menggema, mengingatkan hadirin akan warisan agung yang mereka emban dan tanggung jawab untuk membawa Jawa Timur ke panggung dunia.
Mayor Kav Suprapto, Kasdim 0825/Banyuwangi, hadir bukan hanya sebagai representasi kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai simbol kesiapan Jawa Timur menghadapi tantangan global. “Setiap tahun kita bertambah usia, setiap tahun pula kita bertambah tangguh,” tegasnya, menyulut api semangat di mata para hadirin.
Kehadiran tokoh-tokoh kunci seperti Dr. I Gede Yuliarta S.H., M.H. (Ketua PN Banyuwangi) dan AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, S.I.K. M.H. (Wakapolresta Banyuwangi) bukan sekadar formalitas. Mereka adalah pilar-pilar yang menjamin Jawa Timur terus melaju dengan landasan hukum yang kokoh dan keamanan yang terjamin.
Menariknya, perayaan ini bukan hanya tentang masa lalu dan masa kini. Gubernur, melalui pesannya, membuka jendela masa depan: “Jawa Timur sebagai gerbang Nusantara baru, siap mendukung Ibu Kota Negara yang baru.” Pernyataan ini bukan sekadar slogan, tetapi visi yang menjanjikan lompatan besar bagi provinsi ini di kancah nasional.
Di tengah kemeriahan upacara, terselip momen-momen yang menggugah. Kehadiran LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia) Kabupaten Banyuwangi mengingatkan semua bahwa kemerdekaan dan kemajuan Jawa Timur dibangun di atas pengorbanan para pendahulu. Sementara itu, kehadiran tokoh agama dan adat menegaskan bahwa di tengah arus modernisasi, Jawa Timur tetap berpegang teguh pada akar budayanya.
Perayaan HUT ke-79 Provinsi Jawa Timur di Banyuwangi ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah potret dinamis sebuah provinsi yang menghormati masa lalunya, merayakan masa kininya, dan dengan penuh percaya diri melangkah ke masa depannya. Dalam gemuruh upacara di Banyuwangi, terdengar detak jantung Jawa Timur yang kuat, siap menghadapi tantangan abad ke-21 dengan semangat “Bersama, Maju, dan Mendunia”.
